Manajer Atlanta United Pecat Heinze Setelah Hanya 13 Game yang Bertanggung Jawab

Gabriel Heinze yang berusia 43 tahun hanya memenangkan dua dari 13 pertandingannya, saat ia meninggalkan Atlanta di posisi 10 di Wilayah Timur MLS.

Heinze meninggalkan Atlanta United
Gabriel Heinze meninggalkan Atlanta United setelah hanya memenangkan dua pertandingan dalam 13 pertandingan. (Gambar: Twitter/atlutd)

“Ini jelas bukan keputusan yang ingin kami buat pada saat ini di musim kami, tetapi itu adalah keputusan yang tepat untuk klub,” presiden Atlanta Darren Eales memotivasi keputusan untuk memecat Heinze. “Kami berterima kasih kepadanya atas layanannya dan berharap yang terbaik untuknya di masa depan,” tambah pejabat itu.

Dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan di situsnya, klub mengacu pada alasan di balik pemecatan Henze, menulis bahwa “berbagai masalah yang berkaitan dengan kepemimpinan sehari-hari tim menyebabkan keputusan ini”.

Heinze bergabung dengan Atlanta United pada 2020 setelah dua setengah tahun di klub Argentina Velez Sarsfield. Mantan bek Real Madrid dan Manchester United itu bermain sebanyak 73 kali untuk Argentina, mencetak tiga gol. Dia mulai melatih pada 2015, di Godoy Cruz, sebelum pindah ke Argentinos Juniors, lalu ke Velez.

‘Stafnya membatasi jumlah pemain air yang bisa minum selama pelatihan’

Mengutip sumber anonim di dalam klub, Fox Sports lebih dalam dari penjelasan resmi yang diberikan oleh Atlanta. Perpecahan antara Heinze dan para pemainnya tidak bisa diperbaiki.

Hubungannya sangat buruk, sehingga Asosiasi Pemain MLS mengajukan petisi ke liga atas nama para pemain Atlanta, yang tidak senang dengan metode Heinze. Antara lain, pemain Argentina dan stafnya dituduh terlalu keras dalam daftar.

“Staf Heinze membatasi jumlah air yang bisa diminum pemain selama latihan pramusim, sampai-sampai dokter klub terpaksa turun tangan,” tulis Fox.

Heinze diduga menolak memberikan hari libur normal kepada para pemain dan meminta mereka menyediakan diri untuk menjawab telepon mereka atau melapor ke pelatihan di luar jadwal yang telah ditentukan.

“Taktik dan sisi sepak bola adalah satu hal, tetapi ada begitu banyak hal yang terjadi di luar lapangan sehingga para pemain secara mental terkuras setiap hari,” ungkap sumber klub.

Baru-baru ini, penyerang Josef Martinez diminta untuk berlatih jauh dari klub, sebuah sikap yang ditujukan kepada Heinze dengan kritik keras.

Pada Juli 2020, Atlanta memecat nama besar lainnya, Frank De Boer, yang kemudian menjadi pelatih kepala Belanda di Euro 2020.

Heinze untuk sementara akan digantikan oleh asisten pelatih Rob Valentino. 2-4-7 adalah rekor Heinze hingga saat ini untuk Musim Reguler MLS 2021.

Stadion Atlanta United
Atlanta United memenangkan Piala MLS pada 2018. (Gambar: Twitter/atlutd)